Tampilkan postingan dengan label konplik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konplik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2011

Amerika Serikat Intervensi, Desak Indonesia Cabut Larangan Ahmadiyah

Amerika Serikat tak henti-hentinya mencampuri urusan dalam negeri Indonesia. Setelah banyak melakukan intervensi atas nama HAM serta masalah penanggulangan terorisme, kini mereka kembali ikut campur dengan menuntut agar Indonesia mencabut pelarangan aliran sesat Ahmadiyah.
http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka_Tokoh/Obama-Ahmadiyah.jpg&h=235&w=355&zc=1
Ahmadiyah: Kristen Bukan, Islam pun Tidak!!


Sebuah panel bipartisan pemerintah Amerika Serikat mendesak Presiden Barack Obama untuk menekan Indonesia agar mencabut SKB tiga menteri dan berbagai peraturan daerah yang melarang Ahmadiyah menjalankan ibadah agamanya. Menurut komisi ini, peraturan yang melarang aktivitas jemaah Ahmadiyah bertentangan dengan Undang-Undang Dasar RI, yang menjamin kebebasan beragama.

Komisi Kebebasan Beragama Internasional Amerika (The U.S. Commission on International Religious Freedom – USCIRF), Senin (7/3/2011), mengatakan bahwa beberapa provinsi di Indonesia telah mengeluarkan peraturan daerah yang melarang anggota aliran Ahmadiyah menjalankan ibadah agama mereka secara terbuka, setelah sebuah insiden penganiayaan brutal yang menewaskan tiga anggota Ahmadiyah di Cikeusik, Banten bulan lalu.
..Menurut komisi ini, peraturan yang melarang aktivitas jemaah Ahmadiyah bertentangan dengan Undang-Undang Dasar RI, yang menjamin kebebasan beragama.
.
http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka/ahmadiyah-kristen.jpg&h=235&w=355&zc=1
Ahmadiyah: Kristen Bukan, Islam pun Tidak!!
USCIRF juga menyebut dalam pernyataannya bahwa meskipun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan perlindungan bagi jemaah Ahmadiyah dan meminta penyelidikan tuntas bagi kasus Cikeusik, ia belum bergerak untuk mencabut berbagai peraturan yang melarang aktivitas Ahmadiyah.


Ketua USCIRF Leonard Leo mengatakan setuju dengan pujian berkali-kali dari pemerintahan Presiden Obama bagi toleransi beragama di Indonesia. "Tapi, Obama juga harus mengutuk adanya peraturan-peraturan yang bersikap diskriminatif dan berbagai tren akhir-akhir ini yang mengancam stabilitas, budaya pluralitas dan masa depan demokrasi di Indonesia."

Bulan lalu, Rabu (23/2/2011) pukul 10.00 WIB, dua anggota delegasi House Democracy Partnership (HDP) United States House of Representatives, semacam Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, yang dipimpin David Dreier dan David Price menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden membahas soal Ahmadiyah.

Pada pertemuan tersebut, Presiden SBY didampingi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, dan Menpora Andi Alifian Mallarangeng. Sedangkan Dreier datang bersama David Price, Lois Capps, Sam Farr, dan Jim McDermott.

Click here to view more videos...

Minggu, 30 Mei 2010

Cengkareng Meledak, Warga Menangis!

Bentrokan Dipicu Serempetan Mobil

Kerusuhan di Duri Kosambi Cengkareng, Jakarta Barat dipicu persoalan sepele. Hanya karena senggolan kendaraan, ujungnya bentrokan terjadi antara dua kelompok massa.



"Informasi awal itu serempetan mobil," ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Kamil Razak di lokasi kerusuhan, Senin (31/5/2010).

Informasi yang dikumpulkan dari Polsek Cengkareng akibat serempetan tersebut, terjadi keributan antara dua kelompok masyarakat di Duri Kosambi. Seorang pria tewas akibat bentrok tersebut.

"Sekarang kita fokus pada evakuasi dan pengamanan. 300 Personel dari Brimob, Polda dan Polres akan disiagakan di sini," tambah Razak.

forumkami.com Click here to view more videos...