Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Maret 2011

Akhirnya Pemerintah 'Bekukan' Kepengurusan PSSI pimpinan nurdin halid

Pembekuan' ini berdasarkan laporan dari KONI/KOI dan peraturan yang terdapat di UU SKN. Pemerintah melalui menteri negara pemuda dan olahraga [Menegpora] Andi

Mallarangeng telah menyatakan pembekuan kepengurusan PSSI pimpinan Nurdin Halid. Dalam keterangannya, Menegpora mengatakan, keputusan itu diambil setelah menerima laporan dan berkonsultasi dengan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo yang mengawasi pelaksanaan kongres PSSI.

Berdasarkan laporan itu serta laporan dari berbagai media yang meliput jalannya kongres, Menegpora menilai kegagalan komite eksekutif [Exco] PSSI dalam menggelar kongres pemilihan komite pemilihan dan komite banding. “Pemerintah bersama KONI/KOI beranggapan bahwa pengurus PSSI telah meninggalkan tugas dan tanggungjawabnya dalam menyelenggarakan kongres tanggal 26 Maret 2011 di Pekanbaru,” ujar Menegpora.

Beberapa aturan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 mengenai Sistem Keolahragaan Nasional [SKN] serta peraturan pemerintah diterapkan dalam pembekuan kepengurusan PSSI ini. Dalam Pasal 13 SKN disebutkan, Pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan, dan mengawasi penyelenggaraan keolahragaan secara nasional.

Sedangkan Pasal 16 SKN menyebutkan, ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, wewenang, dan tanggung jawab Pemerintah dan pemerintah daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 sampai dengan Pasal 15 diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Pasal 87 SKN menyatakan, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat melakukan pengawasan atas penyelenggaraan keolahragaan. Pengawasan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pengawasan diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Berdasarkan pasal 118 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, pengawasan dimaksud meliputi pengendalian internal dilakukan dengan cara memantau, mengevaluasi, dan menilai unsur kebijakan, prosedur, pengorganisasian, personil, perencanaan, penganggaran, pelaporan, dan supervisi dari penyelenggara kegiatan keolahragaan.

Dalam Pasal 90 Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga wajib memiliki persyaratan: ...(d) Struktur dan personalia yang kompeten...

Demikian dalam Pasal 121, dalam rangka efektivitas pengawasan, menteri, gubernur, dan bupati/walikota dapat mengenakan sanksi administratif kepada setiap orang atau organisasi olahraga yang melakukan pelanggaran administratif dalam pelaksanaan penyelenggaraan keolahragaan, sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan. Pengenaan sanksi administratif pada tiap pelanggaran administratif dalam pelaksanaan penyelenggaraan keolahragaan tingkat nasional dilaksanakan oleh menteri.

Dalam Pasal 122, bentuk sanksi administratif dimaksud meliputi peringatan; teguran tertulis; pembekuan izin sementara; pencabutan izin; pencabutan keputusan atas pengangkatan atau penunjukan, atau pemberhentian; pengurangan, penundaan, atau penghentian penyaluran dana bantuan; dan/atau kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui.

“Berdasarkan fakta-fakta dan pertimbangan itu, pemerintah bersama KONI/KOI berpendapat menunggu sikap FIFA atas keputusan kongres PSSI tanggal 26 Maret di Pekanbaru yang diikuti 78 anggota PSSI pemilik hak suara,” kata Menegpora.

“Jika Keputusan Kongres tersebut disikapi secara positif FIFA, maka pemerintah bersama KONI/KOI mendukung segera dilaksanakannya kongres PSSI untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Exco periode 2011-2015 sesuai jadwal yang telah ditetapkan FIFA sebelum tanggal 30 April.”

“Apabila FIFA bersikap lain, maka pemerintah bersama KONI/KOI mendukung segera diselenggarakannya kongres PSSI untuk memilih komite pemilihan dan komite banding yang baru, dan selanjutnya melaksanakan kongres pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota executive committee PSSI periode 2011-2015.”

Ditambahkan, apabila FIFA bersikap lain, maka pemerintah bersama KONI/KOI beranggapan Pengurus PSSI dibawah pimpinan ketua umum saudara Nurdin Halid dan sekretaris jenderal saudara Nugraha Besoes tidak kompeten untuk memimpin organisasi PSSI, dan karenanya tidak kompeten untuk menyelenggarakan Kongres PSSI.

“Untuk mencegah hal-hal yang bisa menyebabkan terulangnya kegagalan kongres PSSI karena ketidakkompetenan pengurus PSSI, terutama ketidaktertiban di dalam penentuan hak suara, distribusi undangan, penentuan peraturan pemilihan, agenda kongres, serta ketidak-bertanggungjawaban dalam penyelenggaraan kongres, maka dengan ini pemerintah menyatakan tidak mengakui lagi Pengurus PSSI di bawah pimpinan ketua umum saudara Nurdin Halid dan sekretaris jenderal saudara Nugraha Besoes, serta seluruh kegiatan keolahragaan yang diselenggarakan kepengurusan PSSI tersebut,” tutur Menegpora.
Click here to view more videos...

Nurdin halid Minta Menpora Andi malaranggeng segera Dicopot

Menpora Andi Mallarangeng merasa sudah menjalankan tugas sebagaimana mestinya untuk mengambil tindakan pada PSSI. Ia tertawa saja mendengar Nurdin Halid meminta presiden mencopot dirinya.


"Saya tidak lihat langsung pernyataan Nurdin di televisi tadi. Tapi saya langsung diberitahu staf, dan saya sih tertawa saja. Hahaha.... " tukas Andi kepada detiksport via sambungan telepon, Senin (28/3/2011).

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah Menpora menyatakan tidak lagi mempercayai PSSI di bawah kepimpinan Nurdin (dan Nugraha Besoes), Nurdin di depan wartawan di kantor PT. Liga Indonesia, dan disiarkan langsung oleh televisi, menganggap Andi tidak cakap menjadi menteri, dan oleh sebab itu meminta Presiden SBY mencopotnya.

"Saya ini menjalankan tugas insyaallah dengan sebaik-baiknya. Saya sudah berkonsultasi dengan KONI/KOI sebagai induk olahraga di Indonesia. Sudah semestinya saya bekerja sesuai aspirasi masyarakat dan amanah yang diberikan kepada saya," sambung pria berkumis itu.

"Soal jabatan, itu tergantung pada yang menugaskan saya (presiden). Yang penting saya sudah menjalankan apa yang menjadi tugas saya."
Click here to view more videos...

Minggu, 27 Maret 2011

Gagal Mempertahankan Keunggulan di tahan imbang tamunya persipura

Persib Bandung gagal mempertahankan keunggulannya dan hanya imbang dengan tamunya Persipura Jayapura dalam lanjutan pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Minggu 27 Maret 2011.




Sebenarnya, Tim Maung Bandung sudah unggul 2-0 di babak pertama lewat gol sundulan Airlangga di menit 7 dan Abanda Herman di menit 42. Namun Persipura mampu membalasnya lewat pemain tengah Zah Rahan di menit 75 dan Titus Bonai di menit 89.

Dengan hasil ini, Persib tertahan di posisi 8 klasemen sementara dengan nilai 23 hasil dari 19 pertandingan. Sementara itu, Persipura kokoh di puncak klasemen dengan mengantongi nilai 40 dari 18 pertandingan. Click here to view more videos...

Bobotoh persib Viking Optimistis Persib Tundukkan Persipura

Suporter fanatik Persib Bandung yang biasa disebut Viking yakin tim kebanggaannya bisa menundukkan Persipura Jayapura 2-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Jalak Harupat, Minggu (27/3/2011) malam. "Ya, optmistis saja meskipun Persipura di puncak klasemen. Apalagi, Persib tampil di kandang sendiri," kata salah satu anggota Viking Pangelangan, Deni Supriyatna, saat ditemui Kompas.com di area stadion.



Yang membuat Deni yakin klub idolanya bisa memetik poin sempurna karena permainan tim besutan Daniel Roekito mulai membaik saat membantai Persiwa Wamena 5-2 pada pertandingan terakhir. "Lawan Persiwa lebih membaik permainannya. Beda saat Persib dikalahin Persija. Kalau melihat permainan seperti kemarin Insya Allah, kita bisa menang. Ya paling menang tipis 2-1," tukas Deni yang mengaku sudah tiba di stadion sejak pukul dua siang tadi.

Meski begitu, Deni berharap Persib tetap waspada pada pertandingan nanti. Pasalnya, Persipura memiliki pemain-pemain berbahaya seperti Boaz Solossa yang kini menjadi top skor sementara. "Persib harus mampu mematikan pegerakkan dia," ujar Deni.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan Kompas.com, para pendukung berduyun-duyun menuju stadion. Mereka datang dengan mengenakan seragam, topi, dan syal Persib.

kompas Click here to view more videos...

Blatter pun tidak suka sama pemimpin yang terlibat kasus hukum seperti Nurdin halid

Presiden FIFA Joseph "Sepp" Blatter dinilai tidak menginginkan Nurdin Halid kembali menjabat sebagai ketua umum PSSI. Hal tersebut mungkin berkaitan hubungan Nurdin Halid dengan Presiden Sepak Bola Asia (AFC) Mohamed Bin Hammam, lawan Blatter dalam pemilihan Presiden FIFA pada Juni mendatang.



Seperti yang diketahui, Blatter memang berulang kali menekankan bahwa seseorang yang pernah terlibat kriminal tidak boleh dicalonkan menjadi ketua umum. Meskipun begitu, Nurdin beberapa kali membantah pernyataan FIFA. Sejumlah kalangan menduga, Nurdin masih ngotot bertahan dengan melakukan segala cara, termasuk dalam mengubah komposisi pemilik suara di kongres pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/3/2011).

"Blatter tidak menginginkan Nurdin lagi bertahan karena dia tidak akan mendapatkan suara dari Indonesia. Soalnya, Nurdin antek-antek Hammam. Itu latar belakang Nurdin ngotot maju," kata pengamat sepak bola, Edi Ellison, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (27/3/2011) siang.

Atas dasar itu, Edi yakin, Indonesia tidak akan mendapatkan sanksi dari FIFA setelah PSSI memilih membatalkan kongres pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/3/2011). "Kenapa kita harus takut kepada pembekuan? Toh, itu jadi memoratorium kita untuk membenahi sepak bola. Saya yakin, kita tidak akan lama jika dibekukan karena Juni ada pemilihan presiden FIFA. Namun, saya tidak yakin dibekukan karena Blatter butuh suara dari Indonesia," papar Edi.

Menurut Sekjen PSSI Nugraha Besoes, keputusan membatalkan kongres merupakan hasil kesepakatan perwakilan FIFA, utusan AFC, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, Wakil Ketua Umum PSSI Nirwan Dermawan Bakrie, dan anggota Komite Eksekutif PSSI. Perwakilan FIFA dan AFC, kata Nugraha, menilai situasi sudah membahayakan. Click here to view more videos...

Nurdin Cs Pulang, Siapkan Kongres Baru dasar si nurdin nggak tau malu

Pengurus PSSI termasuk Ketua Umum PSSI Nurdin Halid kabur meninggalkan Hotel Premiere, Pekanbaru, Riau. Mereka dikabarkan kabur ke Jakarta pada Sabtu (26/3/2011) malam dengan menggunakan pesawat pribadi. Mereka berencana menyiapkan kongres sendiri di Malang, Jayapura, atau Aceh.



Nurdin Halid cs kabur setelah menyatakan kongres PSSI batal. Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengatakan, setelah melakukan perundingan dengan Komite Eksekutif PSSI dan perwakilan FIFA serta AFC, kongres dibatalkan.

Rapat pembatalan juga dihadiri Nurdin Halid selaku Ketua Umum PSSI. Dari informasi yang diperoleh, kubu Nurdin Halid akan menggelar kongres dalam waktu dekat. Pilihan tempat yakni Malang, Jayapura, atau Aceh.

Menurut Tribunnews.com, tak satu pun pengurus PSSI yang kini bertahan di Hotel Premiere. Nurdin, Nugraha Besoes, dan Nirwan Bakrie tak terlihat.

Namun, saat ini kubu prorevolusi yang menguasai arena kongres terus melangsungkan kongres tersebut. Alasannya, mereka telah mencapai quorum, yakni 2/3 suara dari pemilik hak suara Click here to view more videos...

Inilah Hasil Kongres PSSI di pekan baru riau

Meski PSSI telah membatalkan kongres mereka, sebagian pemilik sah suara tetap melanjutkan kongres. Mereka juga berhasil membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding.



Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI membatalkan kongres karena situasi yang tidak lagi kondusif. Menurut Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes, keputusan pembatalan kongres diambil dalam rapat di ruang VIP bandara oleh Komite Eksekutif PSSI, perwakilan AFC, dan FIFA.

Sebagian pemilik suara sendiri tetap melanjutkan kongres dengan sesudah insiden dan semuanya berjalan lancar. Mereka juga melakukan sistem voting untuk memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding. Nantinya, tugas Komite Pemilihan adalah melakukan verifikasi terhadap bakal calon ketua umum. Sementara Komite Banding bertugas melayani pengajuan banding dari para bakal calon ketua umum.

Susunan Komite Pemilihan:
1. Hartbiansyah (ketua)
2. Wisnu Wardana (wakil)
3. Hadiyandra (sekretaris)
4. Dirk Soplanit
5. M Yasin
6. Erical Anwar
7. Usman Pakaubun

Susunan Komite Banding :
1. Ahmad Riyadh (ketua)
2. Umuh Muchtar (wakil)
3. Rio Dinamore

Cadangan:
1. Abdulal Pala
2. Dr Muhdar Click here to view more videos...

Kamis, 24 Maret 2011

Persib tampil perkasa Taklukan Persiwa 5-2

Persib Bandung memperlihatkan taringnya setelah menang telak atas Persiwa Wamena di Stadion Si Jalak Harupat dengan skor 5-2, Kamis (24/3/2011) malam.

Gelandang Persib Miljan Radovic tampil maksimal. Setidaknya tiga gol disumbangkan untuk Persib dari pemain asal Montenegro ini.

Gol pertama Persib dicetak Miljan Radovic pada menit ke-8. Sepakan bola mati di samping kanan gawang Persiwa yang dikawal Galih Firmasnyah, tak bisa ditahan.

Sesaat kemudian, bola kembali berkemelut di depan gawang Persiwa. Namun, para pemain belakang berhasil menggiring ke depan. Sebelumnya, gawang Persib hampir kemasukan. Untung, bola masih membentur mistar gawang.

Penyerang Persib Airlangga Sutjipto menambah kolesi gol Persib pada menit 37.

Langkahnya berhasil melewati sejumlah pemarin Persiwa yang mencoba menjegalnya. Sontekan dari arah kanan gawang Persiwa tak dapat dihalau Firli Apriansyah dan penjaga gawang Galih Firmansyah. Persib unggul sementara pada babak pertama dengan skor 2-0.

Persiwa Wamena berhasil mengejar ketertinggalannya melalui sontekan kaki Ferdinand Alfred Sinaga pada menit 62 dan Habel Satya pada menit 69.

Hilton Moreira berhasil memupuk semangat penggawa Persib dengan mencetak gol balasan setelah Persiwa Wamena mampu menyamakan kedudukan. Gol Hiltom pada menit 70, mejadika Persib kembali unnggul.

Hanya beserlang dua menit setelah Hilton melakukan selebrasi, Miljan Radovic menambah gol Persib. Persib unggul sementara pada babak kedua dengan skor 4-2.

Miljan Radovic menambah lagi dua gol bagi Persib dimenit-menit akhir, hingga kedudukan 5-2 untuk Maung bandung sampai peluit wasit yang menandakan babak kedua usai. Click here to view more videos...

Kamis, 17 Maret 2011

Jelang laga Persib lawan persija Dipimpin Wasit Malaysia

Bandung - Duel panas Persib Bandung versus Persija Jakarta bakal dipimpin wasit asal Malaysia. Wasit dalam laga big match tersebut adalah Shokri Nor.
http://photos-552.friendster.com/e1/photos/25/54/46904552/1_171041138l.jpgPersib menjamu Persija dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (18/3/2011). Rencananya, kick-off akan dilakukan pada pukul 17.30 WIB.

"Dipastikan pertandingan tersebut dipimpin wasit dari Malaysia," ujar Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persib, Budi Bram Rachman, saat dihubungi detikbandung via ponsel, Kamis (17/3/2011).

Budi mengatakan, pihak panpel Persib tidak ikut campur soal pemilihan wasit. Jadi, kata dia, wasit pertandingan Persib kontra Persija sudah ditentukan PSSI.

"Alasan pastinya kami kurang tahu. Kami tidak punya hak terkait wasit itu. Yang pasti ini merupakan program dari PSSI," ujar Budi.

Ia menambahkan, wasit Shokri Nor sudah tiba di Bandung pada Rabu (16/3/2011). "Saya kira PSSI menunjuk wasit asal Malaysia karena melihat kebutuhan pertandingan. Ini 'kan laga krusial," jelas Budi.
Click here to view more videos...

Rabu, 16 Maret 2011

"Singo Edan" Terkubur di Kandang,Persipura Impresif, menang telak atas East Bengal

Arema Indonesia harus mengakui ketangguhan klub elite Korea Selatan, Jeonbok Hyundai Motors. Dalam lanjutan pertandingan penyisihan Grup H Liga Champions Asia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (16/3/11), Arema terkubur di kandang dan menyerah 0-4.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/12/07/2351512620X310.jpgDengan hasil ini, Arema terpuruk di dasar klasemen karena dari dua pertandingan yang sudah dilakoni, tim besutan pelatih Miroslav Janu tersebut belum pernah meraih poin. Pada pertandingan perdana di Jepang, "Singo Edan" kalah 1-2 dari Cerezo Osaka.

Berikutnya, Arema masih akan bermain di kandang pada 5 April mendatang. Mereka bakal menjamu klub China, Shandong Luneng, yang pada laga pertama kalah 0-1 dari Jeonbuk, yang sudah mengantongi enam poin.

Bermain di depan puluhanribu Aremania yang memadati Kanjuruhan, Arema sebenarnya tampil cukup impresif. Sejak peluit kick-off berbunyi, Yongki Aribowo dan kawan-kawan memberikan tekanan yang cukup merepotkan barisan pertahanan lawan.

Bahkan, pada menit ke-20 Roman Chmelo sempat menciptakan peluang sangat bagus bagi rekannya untuk mencetak gol. Menyisir dari sayap kiri, pemain Eropa Timur tersebut berhasil melewati hadangan bek lawan dan memberikan umpan ke mulut gawang. Sayang, bola hanya melintas tanpa ada pemain Arema yang mencocornya.

Setelah itu, Jeonbuk langsung bereaksi dan berhasil membobol gawang Kurnia Meiga pada menit -25. Kim Jeewong yang membawa timnya unggul 1-0, setelah menembakkan bola hasil umpan lambung rekannya dari sayap kanan, yang tak bisa dihalau barisan pertahanan Arema.

Menjelang turun minum, Arema kembali mendapatkan peluang untuk menyamakan skor. Lagi-lagi keberuntungan tak berpihak kepada anak-anak Malang, karena bola tembakan Ahmad Amirudin, yang lebih dulu mengecoh bek Jeonbuk, hanya mengenai mistar gawang, meskipun telah melewati hadangan kiper. Skor babak pertama 1-0.

Memasuki babak kedua, Jeonbuk tampil lebih bagus dan penuh determinasi. Alhasil, tiga gol tambahan berhasil mereka raih pada menit ke-78 lewat sundulan Huang Bowen, disusul dua gol gelandang asal Brasil, Luiz Henrique, pada menit ke-80 dan 88.

Boaz Tikam East Bengal, Persipura Puncaki Klasemen
Boaz Solossa kembali tampil ciamik. Striker Persipura Jayapura itu sukses menyumbang satu gol dan dua asisst untuk membawa timnya menang 4-1 atas East Bengal dalam lanjutan pertandingan Grup H Piala AFC, Rabu (16/3/2011).

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Boaz membuat aksi pertamanya pada menit ke-14. Dari sisi kiri ia menerobos pertahanan lawan dan melepas umpan akurat ke mulut gawang kiper Ravinder Singh. Di sana sudah ada Titus Bonai. Cukup dengan satu sentuhan, Titus berhasil merobek jala lawannya.

Selang tiga menit, Boaz kembali membunuh pertahanan East Bengal. Dengan gesit ia mengecoh bek lawan dan melepas tembakan ke sudut sempit. Skor 2-0 untuk "Tim Mutiara Hitam".

Sayang, keunggulan dua gol Persipura tak bertahan lama. Pada menit ke-20, East Bengal berhasil meraih angka setelah striker Ozbey Tolgay sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Persipura. Skor 2-1.

Seusai jeda, Persipura tak menurunkan intensitas serangan. Hasilnya, Stevie Bonsapai berhasil menambah keunggulan Persipura pada menit ke-62. Dari sudut sempit, ia melepas tembakan yang membentur bek East Bengal dan masuk ke gawang lawan.

Pesta gol tuan rumah ditutup oleh gol Lukas Walem Mandowen, memanfaatkan umpan tarik Boaz. Dengan kemenangan ini, Persipura untuk sementara memuncaki klasemen Grup H Piala AFC dengan empat poin.

Pertandingan lainnya antara Chonburi FC melawan South China baru dimulai setelah laga ini berakhir.

Susunan pemain

Persipura Jayapura: Yoo Jae Hoon, Hamka, Boaz Solossa, Stevie Bonsapai, Zah Rahan, Imanuel W, Ian Kabes, Gerald Pangkali, Titus Bonai (Lukas Welem Mandowen 69), Victor, Bio Paulin

East Bengal: Ravinder Singh, Thokchom Naoba Singh (Syed Rahim Nabi 67), Reisangmi Vashum, Hossain Mehtab, Gurwinder Singh, Orji Penn Ikechukwu, Ozbey Tolgay, Robin Singh, Sandip Nandy, Dey Salimik
Click here to view more videos...

Selasa, 15 Maret 2011

FIFA Tegas Larang Mantan Napi seperti nurdin halid Pimpin PSSI

Presiden FIFA, Joseph "Sepp" Blatter, memberikan pernyataan seputar situasi sepak bola Indonesia pada saat konferensi pers di Gedung Parlemen Timor Leste, Selasa pagi (15/3/2011). Salah satu yang ditegaskan Blatter adalah, orang yang pernah terlibat kasus kriminal tidak boleh dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI.
http://202.146.4.121/photo/2011/02/eb54f9c7011b6491ec80ae6145336b8c.jpg"Saya sangat senang bisa membuat klarifikasi di sini menyangkut situasi sepak bola di Indonesia yang telah menjadi perhatian. Berdasarkan surat resmi yang kami kirim ke Sekretaris Jenderal PSSI, Mr Besoes dan juga press release kami yang bisa dilihat di fifa.com, kami mempunyai dua masalah di PSSI. Yang pertama adalah masalah organisasi menyangkut Statuta PSSI dan yang kedua adalah mereka mempunyai breakaway league (LPI) yang tidak compatible dengan statuta mereka sendiri dan dengan Statuta FIFA," demikian kata Sepp Blatter seperti dikutip bolanews.com.

"Situasi ini telah dibahas dalam Football Association Committee FIFA dan dibahas juga dalam Executive Committee FIFA. Executive Committee telah mengambil keputusan bahwa PSSI harus mengatur General Asembly pada 26 Maret untuk memilih dan mengarahkan Komisi Pemilihan dan mengadopsi Electoral Code berdasarkan Standard Electoral Code FIFA."

"Komisi Pemilihan harus mengatur pemilihan sebelum 30 April dan juga jika PSSI tidak mampu menyelesaikan masalah breakway league, kasus akan dibawa lagi ke Komite Eksekutif FIFA untuk kemungkinan diberikan sanksi."

"Apa makna dari keputusan tersebut? Komite Eksekutif juga memahami bahwa Komite Banding telah menggugurkan aplikasi empat kandidat ketua. Sangat jelas, bahwa kami pun telah melakukan pertemuan di Zurich bersama dengan Secretary General dan Director Member Association and Development, Thierry Regenass, yang juga hadir di sini. Kami telah bertemu perwakilan PSSI, Duta Besar Indonesia untuk Swiss, dan ibu Rita Subowo, sebagai kolega saya di IOC yang juga Ketua KONI."

"Kami menerangkan keputusan dari Komite Eksekutif dan kami juga menghargai keputusan yang telah diambil oleh Komite Banding Pemilihan Ketua PSSI. Kami tidak berbicara menyangkut siapa yang boleh dan siapa yang tidak boleh berada di sana. Meski statuta diperbaharui sekalipun, tidak akan menyebutkan siapa yang boleh dan siapa yang tidak boleh, tetapi yang kami harapkan jika statuta diubah di kongres pun harus menghargai keputusan yang tekah diambil oleh Komite Banding. Ini adalah sikap kami dan tidak ada diskusi menyangkut hal itu karena bola sekarang dimainkan oleh PSSI sendiri."

"Hal lainnya mengenai breakaway league. Tidak mungkin memiliki sebuah breakaway league di dalam sebuah organisasi yang terorganisasi dengan baik. Oleh karena itu sekaranglah saatnya bagi Komite Eksekutif FIFA untuk memastikan terjadi intervensi, tetapi berdasarkan statuta mereka sendiri mereka harus menyelesaikannya, karena kami tidak akan menghindari jika statuta ditulis ulang oleh asosiasi, tetapi mereka harus membawanya ke 'house in order'."

"Jika sampai akhir April atau 30 April, mereka tidak melaksanakannya maka kasus akan dibawa kembali ke Komite Eksekutif FIFA. Jika tidak ada penyelesaian maka Komite Eksekutif FIFA tidak memiliki alternatif selain menghukum federasi dan saya berharap kami tidak menjatuhkan sanksi, tetapi mereka harus melaksanakan tugas-tugasnya."

Ketika ditanya oleh anggota Koalisi Independen Untuk Rekonsiliasi Sepak Bola Nasional (Konsen), Effendi Gazali, menyangkut artikel kriminal yang selama ini menjadi perdebatan, Blatter mempersilahkan Director Member Association and Development, Thierry Regenass, untuk menjawabnya.

"Seperti yang diutarakan oleh Presiden FIFA bahwa keputusan harus diambil oleh Komite Pemilihan yang akan dibentuk pada 26 Maret sesuai dengan statuta. Kami konsentrasi pada Statuta PSSI yang di-approve oleh FIFA itu sangat jelas. Maksudnya jelas bahwa sesorang yang pernah dinyatakan bersalah tidak bisa dicalonkan. Kami tidak berbicara menyangkut individu di sini, tetapi secara rasa dan secara logika dari statuta tersebut sangat jelas. Tetapi, pada akhirnya Komite Pemilihan PSSI untuk memutuskan," ujar Regenass.

Menyangkut waktu dinyatakan bersalah apakah sebelum, pada saat kongres, atau selamanya, Regenass menegaskan: "Kapan pun!"

kompas
Click here to view more videos...

Video Sexy Yoga, latihan yoga yang gak ngebosenin tapi maaf videonya agak xxx 18+

Yoga akhir-akhir ini digemari pria dan wanita, namun kebanyakan akan jenuh jika dilakukan sendirian dan tanpa guru :p , untuk itu gw share apa yg namanya Yoga aerobic dimana berisi gerakan dasar untuk pemula yang menurut saya mudah untuk diikuti dan sedikit peraga
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKAsAxbDa01Z6kDF-KAzkKHyAh0R070-5ujp9GEBuHBdq95QLotdbHhy7BPDe9YcyvbvriVnUBnTPhINZLlwX5FGqv5POEdxoMU9fIuI-8cOEhOBQjAvAn-FyJvnRMzEHiwGV6KOBpZyQ/s1600/Sexy+Yoga.png
oh iya dengan latihan yoga anda dapat menaikan tinggi badan (atau setidaknya merapihkan kembali) maksimal umur 24 tahun, diatasnya mesti tahu diri :p.. dan sehat
Oke Videonya bisa didownload disini
http://freakshare.com/files/e1hht3wx/Sexy-Yoga.mp4.html
Selamat mencoba
monggo yg mau lokalin
Click here to view more videos...

Minggu, 13 Maret 2011

Akhirnya Okto dicoret, Riedl Rilis 20 Pemain Sea Games

Pelatih tim nasional U-23 Indonesia, Alfred Riedl, secara resmi merilis daftar 20 pemain yang akan mengikuti pelatnas Sea Games 2011. Ada kejutan karena tak ada nama gelandang serang Oktovianus Maniani di skuad tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs1TBzld2X-1JxmHOhWqJsbRkLhIyg20ef_aKZgHdoIH2othCMLQr_nCqpgbrxSDnqDDmnmGLXgmBXpyOZoJU6fpUUBCHjzB0Ho7Q7mh2jxyKRIp5HAtHFGX_XRlPcbuL6GcwXE-FcyNI/s1600/pelatih+timnas+indonesia+alfred+riedl+marah.jpgRencananya, ke-20 pemain ini akan dipanggil pada 25 April mendatang untuk melakukan tes medis. "Coach Riedl juga masih akan menambah daftar pemain lagi dengan memangil sekitar 5-6 pemain, 8 hari sebelum hari-H. Jadi, nanti skuad akan bertambah," ujar Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional, Iman Arif, Senin (14/3/2011).

Lalu, tanggal 7 Mei rombongan pemain dan pelatih akan berangkat ke Austria untuk melakukan pelatnas selama sebulan penuh. "Di sana kami akan melakukan banyak pertandingan persahabatan. Mungkin sekitar 7-8 pertandingan," papar Riedl.

Mengenai alasan tak ada pemanggilan kepada Okto, Riedl mengatakan ini murni masalah indsipliner. Selain Okto, Riedl juga tak memanggil striker Titus Bonai dan gelandang David Laly. Timnas U-23 sendiri diberi target mendapatkan medali emas pada Sea Games akhir tahun mendatang di Palembang.

Berikut daftar 20 pemain pelatnas Sea Games:

* Kiper: Kurnia Mega, Rifki Mokodompit, Arditani Ardiyasa.
* Bek: Diego Michels, Herry Susilo, Irfan Raditya, Gunawan Dwi Cahyo, Abdul Rachman, Ruben Wuarbanaran, Fauzan Djamal.
* Gelandang: Stevie Bonsapia, Zulham Zumrud, Hendro Siswanto, Egi Malgiansyah, Lasut Mahadirga, Ferdinand Sinaga, Dendi Santoso.
* Striker: Jajang Muliana, Yongki Aribowo, Fauzi Rishadi.
Click here to view more videos...

Sabtu, 12 Maret 2011

Persib akhirnya memetik kemenangan Pukul Pelita Jaya 2-1

Persib Bandung sukses memetik tiga poin setelah memukul tuan rumah Pelita Jaya 2-1 (1-0) dalam laga Indonesia Super League (ISL) di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat, Sabtu (12/3) malam.
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQAiJxPZbAzKNUFL98t4zaA9hFgFaFT7q0PxS1_cD_jjRMYHjjaPenyerang anyar asal Jepang, Shohei Matsunaga, membuka kemenangan Persib di menit ke-10. Lolos dari kawalan lini belakang Pelita Jaya, Matsunaga sukses mengecoh penjaga gawang I Madek Kadek Wardhana. Kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.

Penyerang Pelita, Juan Andrez Ramirez, menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti menit ke-53. Wasit Maslah Iksan menunjuk titik penalti setelah pemain belakang Persib menyentuh bola di kotak terlarang. Tendangan Ramirez menyusur ke sudut kiri bawah gawang dan mengecoh kiper Markus Haris Maulana.

Maman Abdurahman dan kawan-kawan tampil lebih agresif pada babak kedua. Sejumlah peluang tercipta. Salah satunya tendangan sudut Eka Ramdani yang berbuah gol setelah berhasil disundul Abanda Herman pada menit ke-63.
Click here to view more videos...

Laga Pelita Jaya Vs Persib Rusuh Dipicu selebrasi seorang anggota DPRD Karawang, H. Abbas Hadimulyana

Ribuan suporter mengamuk saat pertandingan Liga Super Indonesia antara Pelita Jaya melawan Persib Bandung, di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (24/4) petang. Kerusuhan terjadi ketika pertandingan babak kedua tinggal menyisakan beberapa menit. Pemicunya saat seorang pendukung Pelita Jaya merayakan gol yang dicetak Husnul Yakin dengan mendatangi bangku ofisial tim Persib Bandung dan terlibat adu pukul.
http://www.klik-galamedia.com/images/news/z_20100426014819.jpgInsiden ini kemudian meluas menjadi kerusuhan yang melibatkan ribuan suporter Persib Bandung di atas tribun. Para suporter masuk ke dalam lapangan dengan merusak pagar pembatas tribun. Bahkan, para petugas keamanan yang mencoba menenangkan suporter malah mendapat lemparan batu. Dua kelompok suporter Persib Bandung dan Pelita Jaya juga terlibat saling lempar batu.

Guna mengantisipasi meluasnya aksi anarkis para suporter, petugas keamanan bertindak tegas dengan mengeluarkan paksa suporter yang masih berada di atas tribun. Akibat kerusuhan ini, sejumlah suporter mengalami luka-luka. Suasana stadion yang sudah tidak kondusif memaksa panitia pertandingan menghentikan pertandingan dengan keunggulan sementara 2-1 untuk kemenangan Pelita Jaya

Ribuan pendukung Persib merangsek ke tengah lapangan, berusaha menyerang anggota DPRD Kab. Karawang tersebut dan perangkat pertandingan pimpinan wasit, Najamudin Aspiran (Balikpapan), yang dinilai banyak merugikan Persib.

Wartawan "GM", Endan Suhendra dan Imam Cahyadi melaporkan, Abbas melakukan selebrasi dengan cara berlari di depan bench (bangku cadangan) Persib setelah Khusnul Yakin mencetak gol kedua Pelita Jaya yang membuat mereka unggul 2-1 pada menit 88. Aksi Abbas yang dianggap mengejek tersebut langsung memicu emosi seluruh anggota skuad Persib yang duduk di bangku cadangan.

Penjaga gawang cadangan, Cecep Supriyatna dan Nova Arianto yang baru ditarik dari lapangan, langsung mengejar Abbas yang diikuti seluruh pemain dan ofisial tim Persib lainnya. Bahkan ketika petugas pertandingan berusaha mengamankan Abbas, pejabat pelatih Persib, Robby Darwis sempat melayangkan bogem mentah ke wajah anggota dewan tersebut.

Ketika Abbas sudah diamankan aparat kepolisian ke tempat aman dan pertandingan yang menyisakan dua menit waktu tambahan akan dilanjutkan, tiba-tiba ribuan bobotoh dari tribun timur dan selatan yang sudah jebol sejak menit 30, menyerbu ke tengah lapangan. Yang menjadi sasaran penyerangan mereka adalah Abbas dan seluruh perangkat pertandingan yang dinilai banyak merugikan Persib.

Akibat serbuan tersebut, seluruh pemain Persib, Pelita Jaya, dan aparat pertandingan berlarian pontang-panting mengamankan diri ke ruang ganti. Para pemain Persib dan Pelita Jaya bisa masuk ke ruang ganti dengan aman, tetapi aparat pertandingan, terutama wasit Najamudin Aspiran dan dua asisten wasit, Riswanda dan Ari Jayanto menjadi bulan-bulanan bobotoh yang lolos dari hadangan aparat keamanan.

Karena serangan yang membabi buta itu, seluruh perangkat pertandingan tampak pucat pasi di ruang ganti wasit yang dijaga ketat aparat keamanan.

Bupati naik panser

Sementara itu, di areal lapangan, petugas keamanan dari berbagai kesatuan berusaha menghalau ribuan bobotoh yang merangsek ke tengah lapangan. Untuk menenangkan massa yang terlihat cukup beringas, Bupati Karawang, Dadang S. Mochtar, yang menyaksikan laga tersebut, harus naik ke atas panser. Dengan cara berkeliling lapangan, Dadang mencoba menenangkan massa melalui imbauannya. Namun karena massa terlalu banyak, imbauan tersebut kurang efektif, bobotoh tetap merangsek.

Setelah lebih dari setengah jam, ribuan bobotoh yang berada di dalam stadion berhasil dihalau dan dipulangkan. Untuk menghindari bentrokan dengan pendukung Pelita Jaya yang jumlahnya hanya ratusan, aparat keamanan mencoba mengevakuasi lewat jalur berbeda.

Di luar stadion, dilaporkan, sebuah kendaraan bermotor menjadi korban pembakaran dan amuk massa di daerah Warung Bambu, Karawang. Namun Ketua Viking Persib Fans Club, Herru Joko melaporkan, proses evakuasi bobotoh berjalan lancar, aman, dan terkendali. "Di jalan tidak ada apa-apa. Semuanya aman dan terkendali," katanya.

Disayangkan

Tindakan Abbas yang dinilai menjadi pemicu kerusuhan bukan hanya dikecam kubu Persib, tapi juga Pelita Jaya. "Kita sangat menyesalkan oknum pendukung Pelita Jaya itu. Tindakannya itu telah mencoreng kemenangan Pelita Jaya," kata pelatih Djadjang Nurdjaman.

Kubu Persib mengecam lebih keras lagi. "Itu sangat memalukan. Seorang anggota dewan tidak pantas melakukan hal seperti itu," cetus pejabat pelatih Robby Darwis Click here to view more videos...

Kamis, 10 Maret 2011

Begini SMS Bantahan Nurdin Atas Putusan FIFA

Nurdin Halid menampik putusan FIFA yang disampaikan Duta Besar RI untuk Swiss. Nurdin ragu organisasi sepak bola internasional itu melarang dirinya maju lagi sebagai kandidat Ketua Umum PSSI. Ketidakpercayaan itu dibeberkan Nurdin dalam pesan singkat (SMS) ke redaksi Metro TV.


http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSDMvMaT4dOzIQOjMwKKRSeM0c93Gcv30aBLKjoxzNB9lku6n1x

Info dari Dubes itu pasti tdk benar krn keputusan rapat Exco FIFA sdh diterima oleh PSSI dan tdk mungkin ada keputusan di luar rapat Exco dan Pa Nirwan serta Pa Dali telah bertemu dengan Sekjen FIFA dan Dir Asosiasi FIFA menyatakan secara tegas tdk ada keputusan tentang saya maupun 4 calon dinyatakan gugur seperti kata Dubes dan Rita dan klu ada pasti FIFA buat surat ke PSSI..."

Nurdin menegaskan tak mungkin ada putusan di luar Rapat Eksekutif Komite. Sementara itu semalam Ketua Umum KONI Rita Subowo mengabarkan FIFA memberikan dukungan akan putusan yang dikeluarkan Komisi Banding PSSI. Dukungan menyiratkan munculnya nama-nama baru pada kongres PSSI April 2011 untuk memilih ketua umum.

"Mereka telah menindaklanjuti hasil keputusan Komisi Banding PSSI yang memutuskan untuk menolak banding Arifin Panigoro-George Toisutta serta menganulir dicalonkannya Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie [untuk menjadi calon ketua umum PSSI," ungkap Rita
Click here to view more videos...

Rabu, 09 Maret 2011

20 Pemain Keturunan Indonesia-Belanda Didatangkan

Pemerintah akan mendatangkan 20 pemain keturunan Indonesia-Belanda termasuk mantan kapten Timnas Negeri Kincir Angin di Piala Dunia 2010 lalu, Geovanni van Bronckhorst. Staff Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Velix Wanggai di Jakarta, Rabu (9/3) mengatakan, tujuan mendatangkan pemain itu salah satunya adalah untuk membangkitkan motivasi bagi sepak bola Indonesia.
http://static.republika.co.id/images/geovanni_van_bronckhorst_110309135836.jpg"Program ini dinamakan Indonesia Tanah Air Beta. Pemain yang didatangkanpun semuanya berdarah Indonesia dan bermain di kompetisi di Eropa," katanya.

Menurut dia, sesuai jadwal yang telah ada, pemain keturunan tersebut akan berada di Indonesia mulai 13-24 Maret. Mereka akan melakukan beberapa kegiatan di antaranya di Jakarta, Ambon dan Denpasar. Kegiatan pertama akan dilakukan di Ambon, 13-17 Maret.

Sesuai dengan jadwal akan melakukan kegiatan diantaranya pelatihan pada pemain muda, pertandingan persahabatan serta melakukan work shop pada pelatih lokal. "Van Bronckhorst baru bisa bergabung dengan pemain yang lain di Jakarta. Rencananya juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," katanya menambahkan.

Selama di Jakarta antara 17-21 Maret, Van Bronckhorst dan kawan-kawan juga akan melakukan beberapa kegiatan termasuk melakukan pertandingan dengan salah satu klub profesional di Indonesia.

Selanjutnya, seluruh pemain yang telah mempunyai nama besar di kompetisi di Eropa terutama Belanda akan mengakhiri kunjungannya di Denpasar Bali, 21-24 Maret. "Demi melancarkan kegiatan ini kami juga bekerja sama dengan Kemenpora dan beberapa BUMN," katanya menegaskan.

Sementara itu, Staff Ahli Kemenpora Ivana Lie mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan mendatangkan beberapa pemain keturunan Indonesia yang saat ini turun dikompetisi Eropa. "Kami berharap apa yang diberikan oleh pemain keturunan itu bisa memotivasi bagi pemain muda Indonesia," katanya saat dikonfirmasi.

Pemain keturunan Indonesia yang saat ini turun di kompetisi Eropa terutama Belanda cukup banyak. Bahkan beberapa pemain akan dinaturalisasi guna memperkuat Timnas Merah Putih yang akan turun di pertandingan internasional, seperti SEA Games, Olimpiade maupun Piala Dunia.
Click here to view more videos...

FIFA Minta LPI Dirangkul, Bukan Dihentikan,FIFA akan menjatuhkan sanksi jika PSSI tidak mematuhinya

Presiden FIFA Joseph "Sepp" Blatter ternyata meminta PSSI untuk merangkul Liga Primer Indonesia (LPI), bukan menghentikan liga yang digagas Arifin Panigoro tersebut. FIFA akan menjatuhkan sanksi jika PSSI tidak mematuhinya.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/03/09/0501166p.jpgSebelumnya, anggota Komite Etik FIFA, Suryadharma "Dali" Tahir, yang melakukan pertemuan dengan Sekjen FIFA Jerome Valcke, di Zurich, Swiss, Senin (7/3/2011), mengatakan, PSSI harus menghentikan LPI yang dinilai ilegal. Proses penghentian LPI, kata Dali, berada di tangan pemerintah karena pemerintahlah yang memberikan izin pertandingan.

"Jika tidak dihentikan, konsekuensinya kita akan mendapatkan suspensi dari FIFA," kata Dali, saat dihubungi wartawan, Selasa (8/3/2011) malam.

Ketika Kompas.com mengonfirmasi hal ini kepada Duta Besar RI di Swiss, Joko Susilo, yang baru saja bertemu dengan Blatter di markas FIFA, Selasa (8/3/2011) waktu setempat, FIFA ternyata meminta PSSI untuk merangkul LPI.

"Tentang LPI, jika tidak bisa membereskan dengan merangkul LPI, PSSI akan kena sanksi," kata Joko.

FIFA, ujar Joko, memberikan kesempatan kepada PSSI untuk menyelesaikan masalah terkait dengan LPI sebelum Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. "Ya, sebelum kongres, makanya semua pihak harus duduk bersama," tutur Joko.

Seperti yang diketahui, hasil dari pertemuan itu, Blatter juga melarang Nurdin Halid maju pada Kongres PSSI yang mengagendakan pemilihan ketua dan wakil ketua serta anggota Komite Eksekutif (Exco) periode 2011-2015 karena statusnya mantan narapidana yang dinilai bertentangan dengan Statuta FIFA.
Click here to view more videos...

Jumat, 04 Maret 2011

Ternyata selama ini Nurdin Halid Bohong kepada FIFA

Duta Besar Republik Indonesia di Swiss, Djoko Susilo, menyatakan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Nurdin Halid selama ini telah melakukan kebohongan ke publik.
Djoko mengatakan kebohongan yang dimaksud yaitu FIFA pada Juni 2007 lalu sebenarnya sudah melarang Nurdin menjadi Ketua Umum PSSI karena sudah pernah diputuskan bersalah oleh pengadilan dan dihukum. FIFA dalam suratnya ke PSSI juga meminta PSSI harus melakukan pemilihan ulang Ketua Umum PSSI.
data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSERQUEhMVFRUWFRUUGBUUFBUVFxgVFxUVFBUUFBQXHCYeFxkjGRQXHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PFykfHCApKSwpKSwpLCkpLCkpKSwsKSkpKSwpKSwpKSwpKSwsKSksLCkpKSksKSwsLCwsKSwpKf/AABEIALEBHQMBIgACEQEDEQH/xAAcAAACAgMBAQAAAAAAAAAAAAAEBQMGAAIHAQj/xABAEAABAwIEBAMGAwgABAcAAAABAAIRAyEEBRIxBkFRYSJxgQcTMpGhsULB8BQjM1JictHhNHOS8RUkNUOCssL/xAAaAQACAwEBAAAAAAAAAAAAAAAAAQIDBAUG/8QAKhEAAgICAgEDAgYDAAAAAAAAAAECEQMhEjFBBCJRE3EFMoGRsdE0QmH/2gAMAwEAAhEDEQA/AOUZ9ipcGtPhiUJQw4tKfZbwrWxeh1CmXRLXE2YI56jZWXDeyutYOcyejZI8tRSpk5Li6KXReZDWNaTEB0fqFHTwdR7wxjXPe78IErquU+ytodqqutEBtO1+7irRlXCVDDk+7YATuficfVS15IHIKPs7xTiP3YvH4hZXDIPZTSscQS884Olg7Tu4rpNLKQQB8Lf1sEVVpMptmQGgSSeQHNF0ArwXDeHpsDG02gDpb69V5icA6m0upVCOcP8AEEpxGdVnguo+Fsw0wC53Q6nWE9AEK/C5i4F7q4Y08nlt/m2SfRRbbAHxeW1sWHGq0Ppt+EU36Rr3DtJufJcr4iwH/mHgsLNPxA/eyuuL4oxmCpkOdSeNTgCBBBnmFSMXnT8RWNSqA5xAaREC2xPVLyAkbhtT9LfTupnmowaHfCYPWx5hG4yo6neKZG5DQCR3Q1bNS9pDgDPOL9oUgNMRhtAg+JpuHA8j0QJ85HdbtqEHSTbl6rSs2HFA61ZsCBz9AtX1522UZWSgQ2wmLiDyDvumWFq+K366KuF23z9UwwVeTp52HrIsgC28JcL/ALVinVagmlSIkHZz9w3y5lXfOMW2tTdSo0mPY0FrnkhrAdoZ/NHVKcLh6rMJToUnBky6s/nc/C3zT8YMCnTY46y1tw2NPa2wtG/Nc3NNyZ1MUFGJwjNsEaVV7SIgn/SDhdI40yXU/wB84CCNJgXEWDvJVZmUtiWy4zZbMeVOJjyYmpaEjKBPJMcBhHOcGtEkqy4PhGq4CQGhWPLOHKeHEg3O5P2SlmQ1gYvwmVtoNE3fEuP5BWfJcDDQ4iHG/pySDEvmoNiBe2ytOUYkOAHWx/ypY1eyvK/CD34NlRulw9DdVDO+H3YeXNE0+o5dldSyBfcWn7LHkPaWvHKCORCc4KSIQm4s5Hiqp5KKnin7RZPc54d0Pqls6QQWjfwncE9kmp01RxrsslkbejfD0ZTTDUkNhWWCbYekk2Ukjaax1NFU2N5/RevxIHwt+agIB/ZHG8fktThGj4qkHtdGPpPfu6Ao3ZSOpKuUGI6ZRwIptFJjQxgEaWiAti2OSNw9Eklx8gvTheq07GCNY53OyMo0dOw9eaka5uwXuonlAugDXQeqWZ9hjUoPpsnU5pCdNcAFoaYO5/XRJqwKnTqs00Zb8NRoII2OmNukheuecXUqF3hpU3mmDMkkAahbv9l7xYA1jfdx7wuHu/6nC9x/KOZSbifFOwOVQHQ94InmXPu531Q3SbAqXFVbCmrUZRA0tIkm41gQ6AqtUw9EncDn0SwvJgbknYG5TWpwdiSwP9zUaDsXc+4gbISaQxXj8BpnQ4HnvHy5FKdplW53AeJFE1SWiN2Pdpee7Gn4vRVjE0YF5kWTAiY64v5hSY9oFQgTFt99lDTaIPaI+a93NhHbdKtk0/bRKykNOyjFJFV3yQywjn3K0OAOqEyBDVp3EI3hzDh+IY0m0m/cCQvKdISWOMctQ6jl5IjJafu8S29g4XHewSfRKPaOtZW4aaTiR8RDhykWBCfuY2Nrb+Z6lV3Kh7rUwEEO+EOAJmRqLekC8pjisdpaDEk/CCYv3PIDdcqfZ1IysS8X1Jbo3c6GgdBufRDZVw9sX2DIgDm5N8sy0k+8qXJEibzPOOQ6BNBAgd01KlQUJMzxYotk7AXSM8SuqAhkR153W3tLxmihY3c4D6ElIcnA923rpH2WnDjTVszZsri6QbhqOkuMkkmb/knmT42CEoYVgqFpnktS0YW77OisrS1ZVaTtuPqEkyjHS0BP6jw1us7BpJ8gJUhCfMmlzJF+3bmFSMRSh7rQJt5K9VcTTJGh7SHiQAQT12GyTZ1gQW6xbTcntzVM43sadibAs2TSmEvwDwWgtIPcGUwZsqGMlleUG6nLR9SApMEI+SnijbsQVTapQFEHWC3DlpA6mxsaR+r7L2q2y2ZdwjkiGUevdMAMz+FqhNN8XB9Ea58clsx99kALJInwP87IatiazhAa1o5OfJ9Q0b+qsjSTyUWMDg3wNBM87BAyu4PIA9xc5xe6APeOEWmYY3kJVW9r2E/8ppDTuIgSXFu8dAAn+c42u2Yqa3be7pwI9YVA4pzzFMLCRVGgyNcPbfcgt8lCWxlGpUpoUq9JoLsO+KrY/CSCx5HMEy2V33Is+pYuix9Mw17fht4XNEkR1C+fqWY1G4h1Sk3TrJDmAHS5r92EHkZVz4PLsFmAw73funPa7nEuZLT8jB8lcvdp+SL+TpuGyJh8ZbBJPjAl7hO+o3aOwSzF8B4N5Jq0A7fxS4EnvBur7hqYNMeHso6uEHQjyUBnF8/9nVCm3VSpRpdLmmTLbQ6OY5eq5nj8OP2ghgAAMADYL6J41wUYd7g5zdLHG0CWxdt+q+fMJh51nmAT81Uk+bdmh5U8ShW77/4BV8IHOgOExJ8+igp4pzDHPqf8qWnQhsu5kgem5CjrUDPWytM4Zi3sLW6XeKJdbn0HVE4Bsv8AFbmHRvb/ALJO6kmVSqRRaZ2MT2QB0bI87pmk1tRgfUJ0sqSQWRaR1BTJlVtarG7W2/0PM/ZcsyLOC2qA4wLx5ldIyivFOY3v2HRYs0Kdm7BK0WCtigNyP+yDfiufK6r2bZ1oEU4e7nJgBL8dmNWpTLdWklu7dvIKqOGTJyzRiJvaDmgqOFNrp0mTHWFmWEim0H+UfZIcNktWo4na5BJ6qwU2aYHQAfJboR4qjDOXJ2H0HXREShaW4TfA4TWVMgEZEIdHJXbDCWCRNoSPL8tDSPmrFRZAhMQAzK6TAQym1s/ygC6S4zDag9hO4I+astXdJcxbFTzCQHL8FhqmCxQpvkNeY7HoQreCoeNcKDh/eCz6bgQR0nZQZbVJpMLjJIBKoyIYXVdZGYdu3kUrrvu31TmiLN8lPGtCNah2C9pEu2n0XmI3nsrtwvkwZQBc2XPhxkbDkP11VqAuGGoR/wBX0hEhgUFJxL+nNSB0PIPPZAyOtQ3PLf8A0tcAJJPJGVGyFDh6WlvqgDdx8QEbr2tQDhB2UkLCgACrlFGDNNvUz90A/hjDVm/wyGuHIlsg+SZ5lUIpPI3DT/tT4cgtBG0A+kJAIaHAOBYQRh2k7y6T9yq7x9kTBiMLVptDS3w2Fi0PbY9ocV0QqncUNNbFUaDbkAk/0gkXPo1F7X3AsOTVP3DCQdvoCQPojH1WxM2hJM84ipYOlL3CwADRck7AAblU6tlWOxw1vccLh3H+Gwn3jgSLv/lB6JXb0AN7Q+Jv2nXgsH+8dBFWqAS1jTYgRu7kuX8S5Y7A1ixwN9JnkRAtPkvonJOGcPhWGnSYNhqdzd5nmknHvB7cXhniBqa0vaYuHNvp8iEn7doD56rM8I6N29TJP5L3D4mkCA8Ez6W6k9ig3hwcQSQRbfl5IjKspFV3xOtOoAi/SDzU1sDfH4cBwa1wcIk6bgeZ6qN9MFuknuOgCHx9YNOlgIA6mUF753VAG1GzvLdWY544UmtLwy2wu7/SQ4CgHuk7dOqkzFoDzG1vsoSV9lkJNdDRjP2imNLyADBES49yUyo1tLQ3c2bKQZPiQwvB20z6rMTmpMBoI78/NSRW1ssr8Sxm5Aje6SYnNfEdLSb7kwl3vyevfmsqNJO3eQihUH/+MEG4+RTzJuOaLI94x3mI+ypNRkblQOcmM7pl3E2GruaKdZpPQnSfkVagvmFs+vJWjhrj2vhHfEXstLHEm39JOyBUdwddyU503xNPovOHuJ6OLGqm6DzY7f06qTPPw+aQFU4uqRhX+Q+6qeC4ybAa9hEWkXVi41qxhyOpaPqqxkGDY9zmPYDIm42IUGk3TLYw5Qb+B7gs0p1nDQZjcRsrPR2HkqxleWMpP8AgdO6sdKpsOyko1pFQx4fyz9or3+Fnid6bD1XQDbaEn4dy4Yelf43nW7tyDZ7BM9akwHmHNyVLXpyJ57oeid0RRq8igZKx0gFbBR0mRbkpYQBi8IWL1AGr2SIVfe/EYSzKZxFD8Okj3zB/LBs9o5c1Yl4QlQFPx3GOId4MNgq+s/iqs0tb3N1PkGRuwwfXxD9eIqDxO5Nm+kf57K0hqV8RWouI3v8AYo62AiyTJG4mu7FVRrAdFIH4Rp5gc781b9PIoLIqYbh6IGwpt+1/qmEJ14ABrM0NI67H8ipKxtteLdwdwpn0gbbjogsQ0tbYzpu2e34SgD539quT08PjqmkQHgPAHImx+qquCJDf3c6zNufzXSPahlnv80o03EhjqbfEAOZP52XN8VRNGo9vw6ahEHexiFXDqvv/ACSoV4wXkzO1+vPZSZVQDqgmw5phiKTKzobY/FHTkSocBh/3waD6nZWESXDtDKrmHbkf9qDM7Pt0+q2xmKArGNgY5LXMsRqj+kbqLJRWwB1UkwFs8+X67rRgiSs1xyupEQthgXuVJRdF79FDTp+GXb8l6DI8vkUARYp5P5qNjJBjZGNwpeJPyR37EaTPELutHZRcqJKNiVojcLQlHVKA5BAPKkRCcBmD6Tw+m4tI5gwuq5LxUMXQbrcPetPiGxj+aFx8I3K8wdRqsePwkT3HMJgdN4hp62R5H1GyrHDTD72oTyEfVWfMqsgEbHSR63VcyOpqq1iNp/NQfZdjdQkWCg2Xz2Vh4ew7X4im15gT8yBICr+E+L0TPCZgyjUZUfOlp1W3PYBS6KKOp18OBt0Q7Wd4VdwvtHw7t2VWjrpB+gKa0+LMI4T70Ds4EH7KHOL8k+El4HtOrpg8kwpw4SPkkmGqGm4033jY9R/lM8PYyNvspkQ9my3KHpVURKAIja/JSNMqPVBvsttMXCAN4XsLxeoA8UWKoa2lp5ghSrCk0Aj4cxUNNF1n0jpI6t/C8doTyUtzLKA8iow6KrfhePsRzCHwuduaQzEM0P2BbJY7oQeXkUWAwr1HAmCB0lQ1argDqGoDct3jnbmlfEmaupDU1upsHY8+ypGbcbPDLOcBGwBBnzulYAftaYGChWY8WdpnnomQ6N5BkLl/GWM97X941pbra1xkRJiC4DoSEVxJxA+qYDibyZgknrMKThjg2rjhVc4u1NZYkT4h8LOwSiu/3GVWlULSXC1iCfOylw2IIeD3B/XZFYLCwXscLgkEHqDBWuIwRY4Ta1ipJ6CSpmuIpB1QOiATJAFh2UOaubqMc0Y8EMBsQeiV1xe9+2+6RJaRE1bOaAd5RNXJ6zWaiwgc+sdxyQtOlO+yaafRFxa7JKj4AhEuo2a0RfpeEueU+yVusAuIAFu6H0C7LflGUU20mOcNoPcmP9rOIMsDKGoskWOocj0PUJvkVIaQbnpq5J47LWOALmg/08r9lglP3G9RXE4xXpGTAsRcpZi2NB8M+q63nHCDCdVMFnUMAI89J3VTzXgsv1Gm4uMiA4Btudhsr450+yiWB+CkLZv1VnocFVG3ePQwgs5yU0vEQBcCBsrVki3SKnjklbRYMfXP7EwtP4WD8ih+GCA2oecifkosJUc/BaXCBqgO32MnyUOV4plLVLmwQOfOVL/Ysi19JryW/LxJmbQEqx2K97UtOkWHfqYQdHNPC5tN06uY6cwicJQVGedaDBC3YZQsiWNWlKijqVGyxWdCjsOZYMkA823BW2WYqWmUThcwZUlh8LubT8Q9FDhMHDnt8iF1UccM0xsjJsgKFQiWnkjhsmBq0yvWWUVSnFx6he060oAIXq1BWyAMWLFiAPCFDicOHiHAEd/1ZTrRxQAkxWVwCJJaet49CqrnPBTXglpHkBaesclfarkpxlYNuo0ByhnAj/eAaWmeY5DmXTsrZk2CNAGnhzpZPidAJc7nfsmmXYV+Ke4sdpojwl0QSeYHVWdmAp0mRpGlo6Ttf1Kl0gPnfj/Jf2fHu0SW1Wir6n4vqEJT0VGwb+e6I49z44nGPqaSxo8DG8w0f5VZOId1KohPRqyYmkn8ojzBpa9zWgwP0UbwhlrX1XPqAkNiB1cdvoEpqvM3k3781b/Z7TvUN9zA7gJTlUWx4o3JKi3MwNIgBzTqqTqNo0xtHUdVzTirKhh6xaz4CLHt/wB11DEYAks0xJbrLiOt/psqVxgw1KrGwTAsAFlwSamavUxTgUkUpAgEknzvyVlyTLKjBHu3F3SDbuSp8lysmqJEAOFo/COfl/ldAoAAQLLRmzcdIzYMHJWwbJMM9saxFtlZGDwpaDCOo7bi/KVjtyZraSRpVcllcCT5JpXoza6UPaQTPko0yUQWtHRVDi1v7s9yAPNW/HCBKpnEDtTqbTYF1z+atwr3Iqzv2snGGaKDGNBALRrJPxO39FU8yyosd4QS0myuGFqSwt5tMf4KGNPU6Fp5tStmX6aa0Q5Nl2lrR8/NWTD4UQoMFhtk1pCFlnLkzXjioo1p4dEhoCyUDicaAVFIbZ2XMMic4WcHgbarPb/a8c/NA4PE1qNRgrSW/DqcId21RY+atOuULmGDFVhbz+xGy6vRySXEUgRKkAsPIITJ8UalMB1nN8Lh3CNiEwIqVa5B3WVKXMLWrT17WcF5SxUWfY9eSAJqTlKo9PRbgoA9WLFiAPCo6i3ch6p6WSAGr1YSDPMyDGEuZI/pP1TnEVHdj5pJi6xL2NNJsPe1huSSCbiOXmgB7keGFKjTY34YBk89V5+q2zKq6RTAPia7xCLWgfVFuhoAFo2jol9fFCXOOzQT8hMJyoEcE9o+gY97WAeAMaY5uAul+cZToaHtbyH1CH4gx/v8XVqfz1HET0LrLouW8H4is1vvNAp6ReZtHRYYxk0qOx6njGMU/goGVZKyowzVPvXEAUxT1Ez1dNlbsDw8cG0Ncb1JftHOCB6K85NwbToGadKmHfzQS495K14nyN76DntAL6J1BotLfxtnrF/RXZIextHPxZeM1fRVsVTc0BwcdMFsTsT07Kp5k2ah33Hpbr+t1Y6ucNqM0ta4bfEISs0pM9Vhi+Ds6U0pqkT5XhoEm08uyc0BAJSzDp5l9OQQUrt2SrjGhXWxLgdnEdQJQWMqUyNTKsO/uj6FO3UI1NJ09D+SqmZ5AHvkgE9RN7qyNFU030S0uI64cAKjHgdQfuE4fmks1ObpuLn8lpluQimzTo8Rjlt5lC8QRrax9mNuRvPIW+qG7dAo0rBs24mottdx/pEqm5tm4rVAWggN67plmGaPaS1jG6Ng5tiR1LUqwmG97U25yVoxxUdmTLNy9o0p+KC20iCmeEwkQtsJgY5I50DzVGSfJl+OHFbPWeFTsehWNm5sgM34gZRbvfoN1BRb6Jykkth2Y5o2m2XGy5/mmfvqPJaYHJD5lmz6xlxtyHJALdjwqK2YMmVyej7Pc2oNnN+RWjq1Qbtnu03+XNENfK92VxQKBjDSxLXH+HWtPLWNj28lYQUgzjL/AHlNwZYm8ctQ/EOhRfD+ZGrRaXfEJY7zbZC+ADq1Mgy3fmFH7xr7OEFFqGvhg7zTAiDHM+E6h0O/oVMzEA9j0KFAc07qdrw4eIIAIlZKgFEj4XehuF4arx+GfI/kgCVxQ1Vyx2OHNrh6T9kPUx1Pq7/pKQENY9kLhWTVaSAGg2nmTYBEnFNOzXO9I+6Cr1S95Bs1lzHN09eyAHOJeDYX6x/lcU9p/FNQ1xQovcxtPxP0mCXHYEjcR910vjDiOngsM4gXIOlvNzv8d18+4ys57nPeZc5xc49SbrPlnvijpegwc5Ob6RFgcPqqsHVw+919MZM0GhTHYLgXCuWl73P5MA+brAL6IynCaaNO19A+yux6iR/EJXkUV4DqdEAWQJoy57Ts4EfMEJk1DVBDwpNWc84bj8GadR7CILXFt+xXtIWVw9pOV6azKrRAqCCf62/5b9lTqLly8kaOrgnyQRRpS5NcPUg3QWGp2RD2HkqkaWS4zSTMn529ELRrtDpgQFNRyvWZc6R05LbHZeWnUzTAHw3j6KymxWugvD4rUZ+ar+e0Q+sTygpjl+cMDv3lNrSP5T4XD1STH5q12Ihl4aS6OQnYqXFilWxFmFEMY47uI0gea2yjJSxoc6xcdl5jqT6lVmlpLQZJF48+yfY2rqgNuR+irHaRk056BqtTRbcrRrw0ann5qLFYltMF7zfn5clS8yzl+I1jZoEgf5Shjcgnk4oaZ1xTu2lB5aunkqviKpdJJk91Gx9oK15Fb4Y4wWjBObk9mq8WL0NUyJ9oOZ0XoqLYEFeOCiBq9kpNQwpo16gHw1PGAOTh8UBOCgswdGl3RwE9jZHmwDMLmAmHWnZMQkwYHAg/Odl7hscaZ0vuOTkwGlWnIUNNEMeCJBWjqaQHoXq1b3Wr3zYIA1q1OQQj3fNTOEea1ADQXOQANjKopt6uNgO6UZu40MHUcI1kEieo8U/RMsNR964vfsLNH5lBcSUH1sPX0C4pmnTHV5sTP0UZ6i2NdnEM9zmpWcXVXl7juSdh0A5JLqm36leV3EkzvsfMWR2RYDXUnp9+QWRXOR6fHjXp8N/qzoPs6yvVNOOjnHvK7GxsADoIVU4M4b/ZqLC4fvKhlx6WsFaaZ5LdVHmsk3OTkyQKKsyfRSygcwzWlRH7yo1vYm58huk3XZBb6FvGuSnFYR7W/G2KjD/U28eokLjdGvN9jMFvRwsR810zH8aVH2oN0t/mcJJ8hsEmwuVMLi9zRLiXExEk7lYMsouWjbgUorYkoVbBe4rE8myT2VpGWUyPhb8kLWyVoktsVno2LIuiu/8AilRguwkdlIeIJFwemyIrZc8HkfIfkkuY0KkmGE/2kj7q5TTVBUbBcyxjIJcR6pTgKhh2kQHERaJ790UcA4vDqrHBrbnUJBPIW3Vx4G4dbXxHvKsQ2HaDaTuIHQK/HFN0Z882laH/AADwyKdEvqt8dXYHcM9eqmzXhBnidTa0O6gR6EK21aagIK0SipKmc9ScXaPmHjfGVGYh9JzdJbYg/cdlWG1yJA52XYvb3w+A2himtuS6m8jpu2fqFxlGOKUaJSk5O2egIzDYJzgTyhD4eqA6SJHMI+tm4I0sZE2urlXkqd+BaynKJZTAW4ZGy8lRGfYhb0XoetQ9eFRGbmEFmdLVTe0cxbz3CJ1KJzkmAmyPNxUDSbHZ3ZwMEFPK9EFc74kqvwOJ1sE0qvij+obgHkVdskzZuIpB7byPrzCafJWAVS10/huOiYYfFh3Y9CoGla1KAO1igA17ZWhshaddzbbhENxbTvZAGrQBcpfiZqOjkCmelpWjKYHL7IA1ZT0NtubKOuwN0N6HV8v9lEe9HRANJqO1RZxAaP6GmS71KGgOK5l7OcUcRV00w1pqPLS5wHhLjHdP+EOAnUajTXc0jVq0sJJJAtvyXWamGBBtMm4P5TskGY0DTIInSbjqD3HVVQxqBty+tyZYfTfQ0r5pSp02ufUa2DzMKp59x8/XpwjWFvOq8Eyf6W9O5T7H5WzE0jqAJjW0xcWvCoFXD6HEHkY/2qs+SUXSIenhGXYbiOMsf7s+KnMG7WQfS+6TZXngrOIqD95/MZJPz5oz3wCrWLwYZiWlr2iXF28aZEwelx9VkeSUntmpxUNpFvZWAW1LH6jYqi5nxIG2Lo/XRBUuJWuhutwHbcp8JNEqOqjFAc1pXxYAnUudMxwHw1Hj+5FNxzz/AO431kfcJcGIsVTiVjXeImOul0epUeO4ooGm4hzTYxe89huktbMmsbEtc6YgOm5/JCYnG4dse/qNkXAptH/3NymosL+CSpxgWU9IpzO5eNIHlNyVdvZ9jKNaox7y8VfFoAgMIiIPMmOq5jhsv/b6xFPwUmxJMlx5Se67twZktOjSp+7AI0AkmCQ7Y3WzCo2Q9TjnDGpPyWKo24Q0SPM28kTiTb6KKNNzs0fMrQc0qHtPywYjBVqQEltMub2c2HD7FfLzmr64xbZaZ3Mk+R5fJfLGf4L3WJrU4jTUePTUY+iF2AtKxrls5q9ZS7EpgesrGQifdkqGnSIM6CiHVKh2bCBM+vFsFixIZq5RLFiAKn7Q/wDhf/ko/Zp/Bd/e77LxYli6YPovIW6xYmB4VC5YsQBtRXlXZYsQB67+Ef7XLzBfFT/5Y+yxYgBidkrz/wDh+q9WJMDTJ/gb/afuuf51/Gf6LFiy+r6Rq9N2xViVWs0/4j0H2CxYsePtmrN0U7Nf4pUVHceY+6xYty6RdHotuI/iORNDY/rkvFirkUz7FFbZyVZp8Y/sCxYpRCH5i4+zz4anou3cHf8AC0/7f/0VixTxfmZu/E/8eP3/ALHGI2HmPuocd8J8/wA1ixaTzorxPwO/uC+Z+Pf/AFHE/wDMK8WJeRCqgj2rFiYzZaLFiAP/2Q=="Tapi Nurdin dan petinggi PSSI lainnya menyembunyikan isi surat FIFA itu dan tetap menjabat hingga sekarang. Ini tindakan kebohongan, ini sudah kriminal sebenarnya," kata Djoko kepada Tempo, Kamis (3/3).

Dengan isi surat FIFA yang seperti itu, kata Djoko, seharusnya pengurus PSSI sekarang tidak sah atau telah dianulir FIFA sejak 2007. "Seharusnya kan ada pemilihan ulang, tapi PSSI tidak melakukan itu tahun 2007 lalu," ujarnya.

Djoko mengatakan dengan terkuaknya kebohongan PSSI ini, seharusnya Nurdin dan Nugraha Besoes bisa digugat. "Mereka sudah tahu ada surat FIFA Juni 2007 yang isinya seperti itu, tapi kenapa didiamkan, tidak dilaksanakan? Kenapa pengurus PSSI menyembunyikan adanya perintah pemilihan ulang? Pemilihan 2007 itu tidak sah," kata Djoko.

Menurut Djoko, FIFA selama ini hanya mendapat informasi sepihak dari PSSI saja mengenai sepak bola di Tanah Air dan segala permasalahannya. FIFA tidak pernah mendengar informasi dari pihak lain. "Pantas saja orang-orang PSSI kalau ke Zurich (Markas FIFA di Swiss) selama ini tidak berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Swiss. Jadi seperti ada yang mereka tutupi, tidak seperti pengurus cabang olahraga lainnya yang koordinasi dengan kami," ujarnya.

Djoko mengatakan pekan depan ia sudah menjadwalkan bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blatter untuk mengadukan Nurdin cs atas perbuatannya selama ini. "Saya setuju dengan Menpora untuk meluruskan penyimpangan di tubuh PSSI, ini bukan intervensi pemerintah," kata Djoko.

tempo
Click here to view more videos...

Kamis, 03 Maret 2011

Pernyataan FIFA Akhiri Kiprah Nurdin Halid di PSSI kandas dan nggak akan bisa mencalonkan diri lagi

Nurdin Halid kini tak punya lagi kesempatan untuk mengajukan diri sebagai calon ketua umum PSSI. Pernyataan resmi yang dikeluarkan FIFA malam tadi menjadi akhir dari kiprah NH di induk organisasi sepakbola tanah air itu.
http://images.detik.com/content/2011/03/04/76/Nurdin-detik285.jpg"Pernyataan FIFA tersebut akhir dari kiprah Nurdin Halid di PSSI. Dan terlebih lagi sebelumnya FIFA meminta Nurdin untuk tidak mencalonkan diri lagi," ujar pengamat sepakbola Ari Junaedi dalam perbincangan dengan detiksport.

Usai menggelar Sidang Komite Eksekutif, FIFA mengeluarkan pernyataan yang meminta PSSI segera menggelar kongres paling lambat pada 26 Maret mendatang. Kongres tersebut bertujuan membentuk komite pemilihan dan Indonesia ditenggat sampai 30 April untuk memiliki ketua umum baru.

Dalam pernyataanya FIFA juga menegaskan kalau proses pemilihan ketua umum harus sejalan dengan Standard Electoral Code FIFA. Itu berarti siapapun yang pernah terkait masalah hukum tak boleh maju ke pencalonan.

"Menggelar kongres yang nantinya akan memilih ketua umum PSSI baru adalah tugas terakhir Nurdin Halid di PSSI. Nurdin akan dikenang jika dia menggelar kongres dengan berhasil. Kita harus kawal terus proses kongres tersebut."

"Satu yang jangan dilupa, orang-orang Exco juga Nugraha Besoes harus direformasi. Jangan awalnya saja yang bagus tapi ending-nya jelek," tuntas dia.

detik
Click here to view more videos...